Kompresor udara dapat bekerja dengan sangat baik di garasi dan bengkel. Mereka akan menjadi gambaran dan pertimbangan ketika ada proyek listrik dan konstruksi yang akan diambil. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih yang cocok agar lebih efisien di tempat kerja. Seseorang dapat mempertimbangkan beberapa faktor saat memutuskan yang tepat, yang meliputi berikut ini:

Sumber daya
Yang elektrik dapat dengan mudah dibawa-bawa, tetapi menemukan titik colokan dapat menjadi masalah. Seseorang tidak memiliki pilihan selain memilih yang listrik ketika beberapa aktivitas terjadi di dalam ruangan. Ini karena gas akan mengeluarkan asap. Meski begitu, yang berbahan bakar gas lebih efisien daripada yang listrik. Tegangan yang dibutuhkan ditentukan oleh daya yang dibutuhkan kompresor. Mesin 2HP akan membutuhkan stopkontak 200-240V, sedangkan kompresor rumah tangga biasa hanya membutuhkan 110-110V.

Piston atau Portable
Piston memiliki motor yang berfungsi yang terlibat dalam meningkatkan tekanan udara selama proses penipisan. Oleh karena itu, peningkatan tekanan udara sesuai dengan peningkatan penggunaan udara. Kompresi udara dalam piston membutuhkan tingkat perawatan yang tinggi. Ini paling cocok untuk aplikasi komersial dan industri daripada pekerjaan kasar.

Yang portabel menjalankan fungsi piston tanpa menggunakan tangki. Kompresor portabel menghasilkan tingkat tekanan udara yang konstan untuk waktu yang lama, sehingga cocok untuk aplikasi rumah tangga, seperti pipa, pompa, dan peralatan rumah tangga lainnya.

Piston lebih mahal daripada yang portabel, terutama karena piston dilengkapi dengan tangki dan portabel genggam.

Piston Satu Tahap atau Dua Tahap
Kompresor udara dilengkapi dengan dua jenis piston: pompa satu tahap dan dua tahap. Kompresor udara satu tahap menyedot dan memampatkan udara ke tekanan yang diinginkan melalui aksi piston satu tahap. 150 PSI adalah tekanan maksimum yang dapat dihasilkan oleh piston satu tahap. Kompresor udara piston satu tahap membutuhkan lebih banyak peringkat CFM daripada kompresor udara dua tahap.

BACA JUGA  Cara Menemukan Permen Terbaik - Pilih dan Campur Varietas

Yang dua tahap dilengkapi dengan dua piston yang melakukan pekerjaan satu piston di kompresor udara satu tahap. Namun, cara kerja kedua tahap ini sedikit berbeda karena prosesnya tidak berakhir dengan kompresi. Sebagai gantinya, piston mengompres udara, membiarkannya dingin dan mengompresnya lagi. Yang dua tahap lebih efisien karena udara didinginkan saat mengompresi, yang meningkatkan densitasnya. Yang dua tahap menggunakan tekanan udara mereka tanpa kehilangannya kapan saja. Ini dapat mencapai tekanan maksimum 200 PSI.

Kebisingan
Jika kebisingan menjadi masalah, memilih yang berpelumas oli lebih bijaksana daripada yang bebas oli. Yang bebas oli tidak memerlukan ruang yang rata agar oli melumasi mesin. Kompresor udara yang oli lebih irit dibandingkan kompresor udara bebas oli.

Perlindungan Termal
Perlindungan termal ditawarkan di kompresor udara sebagai sakelar yang mematikan motor saat terlalu panas. Mengingat investasi yang dilakukan, pelanggan harus memilih salah satu yang menawarkan sakelar perlindungan termal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here