(1) – Rosemary (Rosmarinus officinalis ct. camphor)

Bagi banyak pengguna minyak esensial, rosemary tidak asing bagi mereka. Kemotipe umum yang kami temui adalah kamper, 1,8 cineole, dan verbenone. Dua yang terakhir baik untuk masalah pernapasan, sementara kapur barus terkenal sebagai stimulan. Artikel ini merupakan kajian tentang rosemary camphor dengan kemampuannya mengeringkan basahnya tubuh, sehingga tercapai keseimbangan mukoliptik.

Dalam istilah Pengobatan Cina, jika limpa tidak dapat berfungsi dengan baik, maka cairan tubuh akan menumpuk. Hal ini menyebabkan kelesuan dan menyebabkan hidung tersumbat. Untuk mengatasi masalah tersebut, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengeringkan cairan ekstra dalam tubuh dengan merangsang sirkulasi di dalam. Ini terutama berlaku untuk orang-orang yang kedinginan dan anggota badan yang dingin.

Minyak esensial rosemary menghangatkan. Karena fungsi vasodilatasi (yaitu melebarkan pembuluh darah), dapat merangsang sirkulasi (dengan meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen). Selain itu juga bersifat diuretik yang artinya dapat mengurangi cairan dalam tubuh. Efek astringen dari rosemary camphor sangat penting dalam menyempitkan dan mengeringkan cairan.

Contoh kasus

Seorang klien dengan hidung tersumbat mencampurkan 3 tetes rosemary camphor dengan segenggam body wash gel, dioleskan ke tubuhnya saat mandi. Setelah selesai mandi, dia merasa lebih lega dan hidung tersumbatnya cukup membaik. Dia terus menggunakan metode ini selama tiga hari sampai hidung tersumbatnya sembuh. Klien pernah mengalami kebasahan (wetness) yang menumpuk di tubuhnya (diagnosa oleh dokter herbal China).

Meskipun 1,8 cineole dan verbenone banyak digunakan oleh praktisi aromaterapi dalam penyembuhan penyakit pernapasan, kapur barus juga mencapai tujuan yang sama. Ini bekerja secara tidak langsung.

Manfaat tambahan lainnya adalah rosemary camphor membantu mengeringkan jerawat di punggung klien dan menyembuhkan bekas jerawat lebih cepat.

BACA JUGA
Diabetes Tipe 2 - Pengaruh Pilates dalam Kebugaran Fisik pada Orang Dewasa yang Lebih Tua

(2) – Jahe (Zingiber officinale)

Jahe terkenal karena kemampuannya untuk menyembuhkan mabuk perjalanan. Lebih dari itu, membantu mengusir panas dari kulit dengan aksi pemanasannya. Jadi, jika Anda demam, sebaiknya jangan diabaikan dalam campuran Anda. Hal ini disebabkan oleh sifat terapeutik rubifacientnya, dan dengan menyamaratakan peningkatan lokal dalam aliran darah dan sirkulasi, panas dapat dilepaskan melalui kulit melalui keringat. Meskipun ada banyak fungsi minyak esensial Jahe, hanya sedikit yang membuatnya menonjol dari yang lain dalam penyembuhan penyakit demam.

Contoh kasus

Seorang klien dengan demam ringan datang untuk meminta bantuan, dia mengalami sakit kepala dan hidung meler. Alasan penyakitnya adalah masuk angin. Untuk meredakan penyakitnya, dibuat ramuan berikut:

1 tetes lavender (Lavandula angustifolia)

1 tetes geranium (Pelargonium roseum x asperum)

2 tetes jahe (Zingiber officinale)

1 sdt (5ml) minyak zaitun

Ini membantunya meringankan gejala dan dia tidur nyenyak. Dia merasa jauh lebih baik beberapa hari yang lalu setelah lamaran pertamanya. Sebenarnya, dalam pengobatan Tiongkok, jahe dipuji karena kemampuannya meredakan angin dingin di permukaan.

3 – Kapulaga (Elettaria kapulaga)

Kapulaga dan jahe milik keluarga yang sama. Dalam kebanyakan kasus, mereka dapat digunakan “secara bergantian”. Dalam praktik saya, jahe lebih banyak digunakan untuk merangsang keringat di permukaan, sedangkan kapulaga digunakan untuk tindakan yang lebih dalam seperti mengencangkan dan menghidupkan tubuh, jika ada perbedaan.

1,8 cineole kapulaga menjadikannya pilihan yang baik untuk penyakit yang berhubungan dengan hidung tersumbat. Karena itu adalah dekongestan, ini membantu mengurangi kemacetan dan pembengkakan lendir. Ini adalah bintang yang sedang naik daun untuk menghentikan batuk spasmodik (bronkial) dalam pengalaman klinis saya.

Contoh kasus

Seorang klien dengan hidung tersumbat dan batuk bronkial (spasmodik) diberikan inhaler dengan campuran berikut untuk meredakan gejala:

BACA JUGA
Diabetes Tipe 2 - Makan Apa yang Anda Butuhkan Bukan Yang Anda Inginkan

5 tetes Cardamon (Elettaria cardamomum)

5 tetes Eucalyptus Globulus (Eucalyptus globulus)

5 tetes Kemenyan (Boswellia carterii)

Kombinasi ini bisa bermanfaat untuk hidung tersumbat, tetapi yang mengejutkan saya, kombinasi ini efektif dalam menghentikan batuk spasmodik klien kapan pun itu terjadi. Setelah tiga hari menghirup campuran itu, batuknya yang kejang sembuh total. Bahkan, dalam praktik saya, saya telah menggunakan minyak dekongestan yang berbeda untuk meredakan batuk. Tapi, itu hanya menenangkan tanpa benar-benar menghilangkan masalah. Namun, dengan menambahkan minyak atsiri kapulaga, masalah itu diselesaikan dengan cara yang dramatis.

Kesimpulan

Penggunaan minyak penghangat dalam tiga studi kasus ini mengungkapkan kepada kita bahwa – dengan menambahkan minyak esensial penghangat, sifat terapeutik dari keseluruhan campuran ditingkatkan. Meskipun kamper rosemary, jahe, dan kapulaga menunjukkan efek terapeutik atau kimia tertentu dalam penyembuhan, menambahkan minyak penghangat tidak diragukan lagi meningkatkan efek sinergis dari keseluruhan campuran. Meskipun mistis, fakta menunjukkan efek kuat yang bisa mereka miliki. Tidak diragukan lagi, lebih banyak data klinis diperlukan untuk membuktikannya.

24 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here