Pir telah ada selama ribuan tahun. Buah berbentuk lonceng ini manis, itulah sebabnya buah ini biasa dimakan di seluruh dunia. Buah lezat ini menawarkan banyak manfaat kesehatan dan nutrisi yang terbukti. Pada artikel ini, kita akan berbicara tentang 6 manfaat kesehatan dari buah pir yang didukung oleh ilmu pengetahuan. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut.

1. Penuh nutrisi

Ini adalah jenis pir yang berbeda, seperti D'Anjou, Bosc, dan Bartlett. Faktanya, lebih dari 27 jenis buah ini ditanam di seluruh dunia. Di bawah ini adalah nutrisi yang ditemukan dalam buah pir berukuran sedang.

• Kalori: 101
• Karbohidrat: 27 gram
• Tembaga: 16% harian nilai
• Serat: 6 gram
• Protein 1 gram
• Kalium: 4% dari nilai harian
• Vitamin C: 12% DV
• Vitamin K: 6% dari nilai harian

Terlepas dari nutrisi yang disebutkan, porsi yang sama menawarkan sedikit niasin, provitamin, dan folat. Mereka penting untuk berfungsinya sel Anda dan kulit yang sehat. Selain itu, buah pir mengandung banyak mineral penting seperti potasium dan tembaga.

2. Usus sehat

Pir kaya akan serat larut dan tidak larut. Kedua jenis serat tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan usus Anda. Pada dasarnya, serat membantu melunakkan dan melunakkan tinja di usus Anda sehingga Anda tidak memiliki masalah dengan buang air besar.

Sebuah buah pir berukuran sedang mengandung sekitar 6 gram serat, yaitu 20% dari jumlah serat yang dibutuhkan tubuh Anda setiap hari. Jika Anda menderita sembelit, Anda bisa makan buah pir untuk mendorong pertumbuhan bakteri sehat di usus Anda dan menemukan kelegaan yang signifikan.

3. Senyawa tumbuhan yang bermanfaat

BACA JUGA  keju pecorino

Pir mengandung banyak senyawa tanaman sehat, seperti anthocyanin. Konsumsi buah secara teratur dapat membuat pembuluh darah Anda lebih kuat. Ini membantu Anda mengurangi risiko penyakit jantung.

Juga, jika Anda mengonsumsi pir dengan kulit hijau, Anda dapat meningkatkan atau mempertahankan penglihatan Anda. Pasalnya, buah pir jenis ini mengandung lutein dan zeaxanthin yang baik untuk kesehatan mata.

4. Sifat anti-inflamasi

Peradangan adalah respons kekebalan, tetapi peradangan kronis mungkin berdampak negatif pada kesehatan Anda. Misalnya, jika tidak diobati, peradangan jangka panjang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Senyawa antioksidan dan anti-inflamasi dalam pir dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan melawan peradangan. Selain itu, buah ini kaya akan berbagai jenis vitamin dan mineral seperti Vitamin K, vitamin C, dan tembaga.

5. Sifat antikanker

Pir mengandung asam sinamat, yang membantu melawan berbagai jenis kanker, seperti kanker kandung kemih, kanker perut, dan kanker paru-paru. Beberapa penelitian menemukan bahwa itu dapat membantu melindungi terhadap kanker ovarium dan payudara, itulah sebabnya wanita dapat mengambil manfaat dari makan buah.

6. Menurunkan risiko stroke

Menurut beberapa penelitian, makan buah pir secara teratur dapat membantu mengurangi risiko stroke. Misalnya, sebuah penelitian yang dilakukan selama periode 10 tahun yang melibatkan 20, relawan menemukan bahwa makan 25 gram buah berdaging putih ini mengurangi risiko stroke sebesar 9%.

Singkatnya, jika Anda ingin menikmati semua manfaat kesehatan ini, kami sarankan Anda memasukkan buah pir ke dalam makanan Anda. Semoga ini membantu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here