Topik ini telah diperdebatkan selama berabad-abad, dan banyak yang tidak pernah dapat memahami atau mengetahui apa yang terjadi pada Anda setelah kematian.

Pertama, kita semua harus memiliki pemahaman yang sama tentang energi. Einstein menyatakan – 'Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, energi hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.' Pernyataan ini telah diadopsi sebagai (Hukum pertama termodinamika, juga dikenal sebagai Hukum Kekekalan Energi}. Hukum ini menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan, karena sudah ada, atau dimusnahkan; hanya dapat berubah bentuk. Ketika manusia tubuh merusak diri sendiri, perasaan “aku” hanyalah awan energi 20-watt di kepala Anda. Tapi selalu ingat energi hanya bisa berubah bentuk, tidak bisa dihancurkan.

Bahkan jika Anda bukan seorang Kristen, pernyataan di atas adalah konstanta yang ada sepanjang waktu dan ruang, dan benar-benar tidak dapat diubah atau diperdebatkan.

Setiap individu terdiri dari (3) bentuk energi. Setiap orang ada dalam bentuk energi dari (3) jenis yang berbeda, Tubuh, Jiwa dan Roh.

(Tubuh) adalah Kesadaran Dunia, dan terdiri dari indera: Rasa, Sentuhan, Penciuman, penglihatan dan pendengaran. Ini juga dapat menghasilkan Indulgence atau Sensualitas. (Tubuh) dapat menjadi Sakit atau Menderita, dan dapat mementingkan diri sendiri atau menyenangkan Tuhan dalam tindakannya.

The (Jiwa) adalah Self-Conscious, dan terdiri dari: Intelek, Emosi dan Will. Akal adalah Pikiran, Pikiran dan Akal. Itu dapat menghasilkan Keyakinan atau Ketidakpercayaan dan/atau Kebingungan dll. Emosi adalah: Perasaan, Temperamen dan Kekhawatiran, dan dapat menghasilkan: Nafsu, Kepahitan, Kemarahan, dll. Kehendak: Pilihan dan Tindakan kita, dan dapat mengarah pada Ketidaktaatan.

(Roh) adalah Sadar akan Tuhan, dan terdiri dari: Iman, Harapan dan Cinta. Iman adalah Kepastian dan Stabilitas yang diberi makan oleh Firman Tuhan. Pengharapan adalah Keyakinan dan Pengharapan, ditopang dengan memandang kepada Yesus. Cinta adalah Motivasi dan Komunikasi yang dipupuk oleh aliran Roh Kudus.

BACA JUGA  Mengapa Sulit Bagi Seorang Pria yang Terjerat Ibu Untuk Menyadari Bahwa Ibunya Menggunakannya?

Ketika tubuh manusia tidak lagi hidup, Roh orang tersebut dimasukkan ke Surga, atau Neraka dan Jiwa secara tidak sadar beristirahat/tidur sampai kebangkitan Kristus yang kedua. Ini kadang-kadang disebut Tidur Jiwa. Sebuah periode antara kematian dan kebangkitan terakhir di mana jiwa berada dalam keadaan tidak sadar.

Dengan sekarang semoga dengan memiliki pemahaman yang lebih baik, sekarang saya akan beralih ke contoh-contoh Alkitab tentang Apa yang Terjadi pada Kita Ketika Orang Kristen dan Non-Kristen Meninggal.

Berikut adalah beberapa kutipan tentang apa yang terjadi pada Jiwa dan Roh kita setelah kematian yang ada di dalam Alkitab:

Telapak tangan 33: 20 NAB mengatakan; 20 Jiwa kita menunggu TUHAN, yang menjadi penolong dan perisai kita.

Matius : 28 KJV Yesus berkata; Dan janganlah takut kepada mereka yang membunuh tubuh, tetapi tidak mampu membunuh jiwa, melainkan takutlah kepada Dia yang mampu membinasakan jiwa dan raga di neraka.

Matius 3: 16 KJV mengatakan; Dan Yesus, ketika dia dibaptis, langsung keluar dari air: dan, lihatlah, langit terbuka baginya, dan dia melihat Roh Allah turun seperti burung merpati, dan menerangi dia:

Lukas 28: 33 KJV Yesus berkata; Dan ketika Yesus menangis dengan suara nyaring, Dia berkata, Bapa, ke dalam tangan-Mu aku serahkan rohku: dan setelah berkata demikian, Dia menyerahkan hantu itu.

Stefanus, martir Kristen pertama dalam Kisah Para Rasul 7: 59,60 NAB 59 Saat mereka melempari Stefanus, dia berseru, “Tuhan Yesus, terimalah rohku.” 60 Kemudian dia berlutut dan berteriak dengan suara nyaring, “Tuhan, jangan tanggungkan dosa ini kepada mereka”; dan ketika dia mengatakan ini, dia tertidur.

Ada juga ribuan kasus terdokumentasi dari orang-orang yang memiliki pengalaman dekat. Beberapa orang mengatakan mereka melihat Yesus; beberapa mengatakan mereka bertemu anggota keluarga dan orang-orang terkasih di Surga setelah mereka meninggal. Ada yang mengatakan mereka berada di kegelapan dan merasakan sesuatu merobek, merobek, dan menggigitnya.

BACA JUGA  Pria Terperangkap Ibu: Bisakah Seorang Pria Terperangkap Ibu Sulit Mengaktifkan Dirinya?

Saya sangat berharap bahwa hal di atas membuat Anda sangat jelas tentang apa yang terjadi pada Jiwa dan Roh kita di akhirat.

2 KOMENTAR

  1. Hi there, simply changed into aware of your weblog through Google,
    and found that it’s really informative. I’m going to be
    careful for brussels. I will be grateful in the event you
    continue this in future. Many folks can be benefited
    from your writing. Cheers!

  2. Great blog here! Also your site loads up very fast! What host are you using?
    Can I get your affiliate link to your host? I wish my web site loaded up as quickly as yours lol

    my blog post … <a href="[Link deleted]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here